Bem Filkom

SPP PROGRESIF dihapuskan

17-Jun-2016 admin Informasi

[huge_it_slider id=”3″]

“Kebijakan SPP Progresif adalah salah satu contoh nyata dari bentuk komersialisasi pendidikan”Kalimat tersebut lah yang melandaskan perjuangan kami untuk berjuang menghapuskannya. Terhitung 3 bulan sejak bulan Maret kami mulai mengkaji salah satu kebijakan di Universitas Brawijaya tersebut. Tepat tanggal 20 April 2016, Presiden bersama Tim Advokasi dan Kebijakan Kampus Eksekutif Mahasiswa menyerahkan dan memaparkan draft hasil kajian kepada Bapak Mohammad Bisri selaku Rektor Universitas Brawijaya.
Dalam kajian tersebut, Pertama kita berhasil mematahkan tujuan adanya kebijakan SPP Progresif dengan melampirkan data yang sudah diperoleh tim litbang Advojakpus tentang indeks kelulusan di bawah 4 tahun Universitas Brawijaya yang masih kalah dengan Universitas lain yang tidak menerapkan kebijakan SPP Progresif. Kedua, perihal aliran dana SPP Progresif yang kami anggap tidak jelas pemakaiannya. Ketiga, tidak bisa disamaratakannya semua mahasiswa seluruh Fakultas yang harus lulus maksimal selama 4 tahun. Kajian tersebut langsung direspon baik oleh pihak Rektor yang akan menjanjikan akan membahasnya di rapat pimpinan.
Pada akhirnya, tepat di bulan Juni 2016, SK tentang penghapusan SPP Progresif sudah kami dapatkan, semoga kemenangan ini merupakan awal kemenangan selanjutnya dalam melawan komersialisasi pendidikan di Negeri ini.